Cara agar ASI Kental, tidak Encer

Selama menjalani masa ASI eksklusif dalam waktu 6 bulan, bayi sebaiknya tidak makan dan minum apapun, selain ASI. Pertanyaannya, apakah hanya minum susu, bayi bisa kenyang?

Menurut dr Candra Wijaya, bagian ASI yang pertama kali keluar disebut foremil, bentuknya sangat cair, ini untuk menghilangkan dahaga. Setelah itu, muncul ASI dengan bentuk yang kental, yang disebut hindmilk. Hindmilk ini mengandung kalori dan protein tinggi sehingga bisa mengenyangkan bayi.

Karena ASI yang pertama kali keluar adalah foremilk, dan pada umumnya habis setelah dihisap dalam waktu 5 menit, maka disarankan untuk tidak segera memindahkan bayi untuk mengisap payudara yang satunya. Jika berpindah-pindah, bukan tidak mungkin yang diminum bayi adalah bagian ASI yang encer, yang menghilangkan dahaga, tapi tidak membuat kenyang. Ini menjadi salah satu alasan kenapa ketika disusui bayi rewel. (referensi)

Ketika ASI Bunda yang keluar encer, jangan panik duluan. ASI yang keluar, baik encer maupun kental, terdapat nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk perkembangan dan kekebalan tubuh bayi.

Lantas apakah jika ASI yang keluar encer itu normal atau tidak?

Keluarnya ASI yang encer pada umumnya dihasilkan pada awal-awal masa menyusui.

Produksi susu diawali sekira pada minggu ke-16 masa kehamilan. Akan tetapi, jumlah ASI yang diproduksi masih sanga kecil.

Sedangkan sesudah melahirkan, teradpat tiga tahapan utama dalam proses menghasilkan ASI, antara lain tahan pertama yaitu ASI kolostrum, kedua ASI transisi, dan yang ketiga adalah ASI matang. Selanjutnya, susunan ASI yang dikeluarkan dari payudara disesuaikan dengan apa yang dibutuhkan oleh si jabang bayi.

ASI yang encer pada umumnya terdapat pada tahap kolostrum. ASI dalam tahap ini sebetulnya bekerja sebagai vaksin alami, dan ASI ini aman dikonsumsi oleh bayi. Warna ASI kolostrum kekuningan, kadar lemak rendah, tapi kadar laktosanya tinggi.

Lalu apa yang menyebabkan ASI encer?
Encernya ASI adalah karena kadar lemak yang rendah. Berdasarkan teksturnya, ASI dibagi menjadi dua jenis, yaitu ASI kental dan ASI encer. Baik kental maupun encer, keduanya merupakan hal yang wajar selama masa menyusui, tak perlu ditakuti.

ASI kental karena mengandung banyak lemak. ASI encer biasa terjadi pada awal menyusui, di mana kandungan lemaknya rendah, sehingga teksturnya encer. Akan tetapi, ASI jenis ini zat gizinya banyak. Sedangkan pada ASI kental, kandungan lemaknya tinggi, begitu pula kaandungan kalorinya.

Jumlah ASI yang dihasilkan tidak berpengaruh terhadap kental atau encernya ASI. Makin sering menyusui, produksi ASI makin lancar. Hal ini karena isapan bayi pada puting payudara dapat menjadi rangsangan tubuh agar terus menghasilkan ASI.

Seiring dengan bertambahnya umur bayi, asupan zat gizi yang dibutuhkan berbeda. Yang juga perlu diperhatikan adalah apa yang dimakan oleh sang ibu. Hal ini karena apa yang dikonsumsi oleh Busui juga berpengaruh terhadap komposisi dan rasa ASI, khususnya jenis lemak yang terdapat pada ASI. Untuk itu, penting untuk menjalani diet gizi seimbang supaya ASI yang dihasilkan adalah ASI yang sehat, selain itu juga berguna untuk menjaga kesehatan Busui.

Jika ternyata apa yang dikonsumsi Busui masih belum mencukupi kebutuhan zat gizi tertentu, Busui bisa mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral sebagai asupan tambahan untuk melengkapi kekurangan zat gizi yang tidak didapat dari konsumsi makanan sehari-hari. (referensi)

Jadi, baik ASI yang kental maupun encer, keduanya sama-sama bernutrisi. Ketika menyusui, pastikan untuk tidak terlalu buru-buru memindah isapan bayi ke payudara yang satunya. ASI bukan cuma menghilangkan dahaga saja, tetapi bisa membuat bayi merasa kenyang.

Incoming search terms:

  • agar asi kental dan mengenyangkan bayi
  • agar asi kental
  • vitabumin bentukny encer atau kental
  • cara agar ASI tidak encer dan mengenyangkan bayi
  • cara agar asi tidak en
  • agar asi tidak encer
  • agar asi ti
  • agar asi kental yg dikomsumsi apa
  • agar asi kental dan bayi tdk rewel
  • agar asi kental dan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat