Manfaat Daun Katuk untuk Melancarkan ASI

Pemanfaatan daun katuk untuk memperlancar ASI bukan hal yang asing lagi bagi para ibu di Indonesia. Mengonsumsi daun katuk diyakini dapat bermanfaat untuk melancarkan ASI? Benarkah demikian? Apakah ada hubungan antara mengonsumsi daun katuk dengan produksi ASI ibu menyusui?

Daun katuk mengandung zat gizi yang diperlukan tubuh seperti protein, vitamin K, beta-karoten, vitamin B, dan C. Selain itu, daun katuk juga mengandung kalsium, magnesium, fosfo, kalium, dan zat besi. Dengan warnanya yang hijau gelap, daun katuk mengandung banyak klorofil. Cara pengolahannya bisa dibuat sayur seperti halnya sayur bayam atau sayur kangkung.

Menurut WHO, ASI merupakan makanan terbaik bayi. Ada banyak manfaat ASI untuk bayi. ASI disebut sebagai emas cair.

Agar memperoleh manfaat ASI secara optimal, WHO menganjurkan supaya ibu-ibu memberikan ASI secara eksklusif dalam waktu 6 bulan. Selanjutnya, ASI tetap diberikan sampai usia 2 tahun dengan dimdampungi makanan sebagai pendamping ASi.

Karena gencarnya informasi tentang ASI dan menyusui, terjadi peningkatan secara pesat pada dekade ini tentang jumlah ibu yang memutuskan untuk menyusui bayinya. Tahun 1970-an, hanya ada 48% jumlah ibu menyusui. Meningkat pesat untuk keadaan dewasa ini, yang mencapai 90%.

Kendati tampak sederhana, menyusui ternyata tak mudah. Berdasarkan survei, sejumlah hal yang menjadi penyebab para ibu kesulitan dan memutuskan untuk menghentikan proses pemberian ASI seperti jumlah ASI tak cukup, ibu harus kembali ke dunia kerja, sakit, dan puting lecet.

Secara alami, para ibu diberi kemampuan untuk memberikan ASI yang cukup. Akan teteapi, ada sebagian ibu yang kesulitan dalam memberikan ASI. Misalnya saja, adanya kelainan jaringan susu pada paudara, payudaranya pernah dioperasi, dan gangguan hormonal.

Manfaat Daun Katuk untuk Memperlancar ASI
Salah satu tanaman yang dimanfaatkan sebagai booster ASI di Indonesia adalah katuk, yang dimanfaatkan daunnya. Berdasarkan studi di Yogyakarta tentang pemberian ekstrak daun katuk 3 x 300 mg dalam waktu 15 hari, hasilnya adalah pada hari kedua dan ketiga, produksi ASI pada ibu yang mengonsumsi suplemen daun katuk meningkat sampai 50%. Penelitian lainnya di Bandung dan Semarang juga dilakukan.

Mengapa daun katuk bisa memperlancar asi?
Maraknya penggunaan daun katuk sebagai pelancar asi. Kini juga sudah banyak suplemen pelancar asi yang mengandung daun katuk. Bahkan ada juga pil/kapsul yang berisi daun katuk. Dengan begitu, para busui yang ingin merasakan khasiat daun katuk tak harus susah payah mencari katuk, tapi bisa dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung daun katuk.

Menurut dr Abrijanto SB, MSi, kandungan zat yang terdapat dalam daun katuk dapat meningkatkan progesteron, yang kemudian menstimulasi prostaglandin, sehingga hal ini memicu produksi ASI lebih banyak.

Berdasarkan hasil studi terhadap kelompok ibu melahirkan dan ibu menyusui yang diberi ekstrak daun katuk 3 x 300 mg / hari dalam waktu 15 hari berturut-turut mulai dari hari kedua atau hari ketiga sehabis melahirkan, ternyata produksi ASI ibu yang mengonsumsi ekstrak daun katuk 50,7% lebih banyak ketimbang ibu yang tidak mengonsumsi ekstrak daun katuk.

Menurut dr Abri, seorang ibu harus mengonsumsi banyak daun katuk agar dapat merasakan peningkatan ASI. Sedangkan jika dikonsumsi dalam jumlah sedikit, misalnya dalam bentuk sayur katuk, maka yang didapatkan lebih banyak yaitu asupan serat.

referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Katuk
http://lifestyle.okezone.com/read/2011/04/15/195/446467/5-sayuran-bantu-lancarkan-asi
https://health.detik.com/read/2017/03/01/172901/3435464/1299/mengapa-daun-katuk-diyakini-bisa-lancarkan-asi

Daun katuk sudah terbukti melancarkan ASI. Daun katuk bisa dijadikan sebagai suplemen untuk membantu memperlancar ASi. Akan tetapi, hanya daun katuk saja tidak cukup. Diperlukan gaya hidup yang sehat. Selain itu, pola makan juga perlu dijaga. Walau bagaimanapun, para ibu menyusui memerlukan makanan bergizi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat