Tanda-tanda Bayi yang Cukup Mendapatkan ASI

Bagi Busui, penting untuk mengetahui apakah bayinya cukup ASI atau masih kekurangan ASI. ASI merupakan sumber nutrisi bayi. Terlebih lagi pada bayi yang masih dalam masa pemberian eksklusif ASI (6 bulan). Kebutuhan ASI harus terpenuhi supaya nutrisi yang diperlukan bayi untuk perkembangan organ tubuh dan sistem-sistem dalam tubuhnya terpenuhi. Lalu bagaimana cara mengetahui ASI yang diberikan kepada bayi sudah cukup atau belum?

Tanda-tanda Bayi Cukup ASI
Apabila bayi diberikan susu formula, maka ibu bisa tahu berapa botol atau ml susu yang sudah diberikan kepada bayinya. Sedangkan jika yang diberikan adalah ASI ekslusif, tanpa asupan lainnya, maka hal ini dapat menyulitkan sang ibu untuk mengetahui jumlah ASI yang diberikan kepada bayinya.

Menurut Dr Utami Roesli, dalam 6 bulan pertama, seluruh kebutuhan nutrisi, mulai dari protein, karbohidrat, dan nutrisi lainnya sudah tercukupi melalui pemberian ASI ekslusif. Ia juga menyarankan supaya para ibu memberikan ASI sampai anaknya berusia 2 tahun. Hal ini karena 500 cc ASI yang dikonsumsi oleh anak berusia 2 tahun telah mencukupi 38% protein, 31% karbohidrat, 95% vitamin C, dan 45% kebutuhan vitamin A anak.

Kendati demikian, ada tanda-tanda yang bisa ibu lihat agar lebih yakin bahwa anaknya mendapat ASI yang cukup atau tidak.

1. Berat badan normal
Berat badan bayi bisa diandalkan sebagai tolok ukur apakah si bayi ASI-nya tercukupi atau tidak. Walaupun setelah lahir bayi akan mengalami penurunan berat badan hingga 10%, bobot tubuhnya akan mengalami kenaikan dalam waktu 10 sampai 14 hari. Dengan rajin mengetahui bobot si bayi, ibu bisa tahu grafik berat badan anaknya.

2. Frekuensi menyusu
Pada umumnya bayi baru lahir akan menyusu 8 sampai 12 kali sehari, yakni sekitar setiap 2 sampai 3 jam. Apabila bayi tidur lebih dari empat jam atau dalam waktu lama, coba dibangunkan untuk disusui. Di samping itu, ibu tak usah cemas ASI-nya akan habis apabila payudaranya terus diisap si bayi. Hal ini karena making sering bayi menyusu, payudara juga akan makin banyak memproduksi ASI.

3. Bayi tampak sehat
Biasanya bila bayi memperoleh cukup ASI, ia akan akan nampak tenang dan puas setelah disusui, matanya tampak cerah dan ‘awas’, aktif bergerak, serta bibir dan mulutnya tampak lembab.

4. Kondisi popok bayi
Pada umumnya, pada hari ke-4 setelah proses kelahiran, dalam sehari bisa ganti 6 sampai 8 pokok, dan sudah mulai BAB dengan teratur setiap harinya. Warna feses bayi gelap dan teksturnya lengket pada beberapa hari pertama, kemudian feses bayi berubah menjadi kuning.

5. Ada sensasi lembut ketika di payudara ketika menyusui bayi
Ibu bisa merasakan sensasi seperti ada tarikan lembut, bukan tarikan atau cubitan pada puting susunya apabila bayi menyusu dengan benar. Sebelum menyusui biasanya payudara ibu akan terasa penuh, kemudian setelahnya terasa kosong dan lebih lembut.

6. Suara bayi menelan
Apabila diperhatikan secara saksama, suara bayi yang menelan ASI bisa terdengar. Selain itu, ada juga gerakan yang beirama dan kuat pada rahang bawah bayi. Hal ini bisa menunjukkan kalau bayi menyusu dengan benar. (referensi)

Itulah tanda-tanda yang menunjukkan bahwa kebutuhan ASI bayi tercukupi. Penting bagi Bunda untuk mengetahui apakah kebutuhan ASI bayinya terpenuhi atau tidak. Pastikan kebutuhan ASI si buah hati terpenuhi untuk mendukung kelangsungan hidupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat